Novak Djokovic membuka diri jelang kembali ke Australia Terbuka

Novak Djokovic membuka diri jelang kembali ke Australia Terbuka


Novak Djokovic akan kembali ke Australia pada bulan Januari untuk mencari gelar Grand Slam ke-22 yang menyamai rekor. Pada tahun 2022, Djokovic dideportasi dari Australia oleh pihak berwenang karena status vaksinasi Covid-nya dan diberi larangan memasuki negara tersebut selama tiga tahun. Namun, petenis Serbia itu akan kembali ke Adelaide setelah diberikan visa oleh pemerintah saat ia mencari gelar Australia Terbuka ke-10.

Djokovic mengaku akan terus bermain selama bisa bersaing memperebutkan gelar mayor. Petenis Serbia berusia 35 tahun itu masih haus akan kesuksesan dan tidak memiliki rencana untuk berhenti atau pensiun dari olahraga tersebut selama dia masih menjadi penantang di puncak. Djokovic mengungkapkan bahwa sepanjang karirnya ia sangat beruntung bisa meraih banyak hal dan memenangkan trofi terbesar dalam olahraga tersebut. Bintang Serbia itu masih membiarkan dirinya bermimpi besar.

Djokovic menyatakan bahwa dia ingin memenangkan turnamen apa pun yang dia mainkan. Petenis Serbia itu mengakui bahwa tujuan terbesarnya adalah acara Grand Slam dan Master. Djokovic suka bermain untuk negaranya karena ini membangkitkan emosi terindah dalam dirinya. Pemenang Grand Slam 21 kali itu mengatakan tujuan terbesarnya untuk tahun-tahun mendatang adalah mencoba dan tetap sehat serta tampil di level tertinggi.

Djokovic tidak melihat dirinya bermain tenis profesional saat ini dan juga tidak menjadi salah satu favorit untuk memenangkan Grand Slam atau salah satu tempat teratas di dunia. Djokovic lebih lanjut menambahkan bahwa dia tidak melihat dirinya berusia 25 tahun dan bermain di level menengah-tinggi. Dia hanya ingin selalu bermain di level tertinggi, itu adalah sesuatu yang dia tuntut dari dirinya sendiri dan tuntutan timnya darinya.

Djokovic menjelaskan bahwa dia bekerja sekeras siapa pun di tur, bahkan mungkin lebih keras dari siapa pun, karena dia tahu bahwa 35 bukanlah 25. Setiap pemain harus menyesuaikan diri dengan perbedaan usia dan mengejar pemain muda yang bersemangat, termotivasi, dan sangat kuat. Tapi Djokovic masih merasa semuda mereka.

Djokovic menyimpulkan bahwa musim 2022 sangat menantang baginya di banyak level. Butuh beberapa bulan baginya untuk menemukan keseimbangan di lapangan secara mental dan fisik. Djokovic menyelesaikan musim dengan sangat baik dengan merebut Final ATP dengan kemenangan atas Casper Ruud. Dia berharap kemenangan itu bisa menjadi batu loncatan untuk kampanye 2023.

Author: Paul Foster